Menjelajah Pulau Tidung

Sekedar mau share saja. Target saya tahun 2010 ini yaitu liburan ke 20 tempat wisata baru, apa itu lokasi wisata domestik maupun spot2 wisata internasional. Obyek pertama yng akan saya datangi adalah > Pulau Tidung. Pulau Tidung kawasannya pastinya terdapat di Pulau Seribu sebelah Selatan. Sebetulnya saya telah mendengar tentang pulau Tidung tersebut dari salah seorang kawan yang telah jalan-jalan ke Pulau Tidung, namun kata kondisi ditempat pariwisata di Pulau Tidung tersebut ga asyik2 banget. Tapi pulau Tidung tetap saya cantumkan ke daftar tempat traveling yng wajib dijelajahi hal tersebut disebabkan lantaran disamping saya nggak pernah sekalipun ke Kepulauan Seribu, harga tiket wisata ke Pulau Tidung termasuk cukup murah meriah dan nggak perlu cuti untuk berekreasi ke Pulau Tidung kerna dekat banget jarak Pulau Tidung tersebut maka kamu gak perlu gunakan pesawat

Tuk rekreasi sekarang ini, saya menggunakan travel organizer lantaran tidak mau ribet namun paket trip yang saya membeli namanya paket trip backpacker Pulau Tidung. Harga perorangnya saat itu ialah 310.K sudah includ snorkling full berikut alat-alatnya, penginapan AC, konsumsi tiga kali …

Pulau Tidung

Pulau Tidung

Naik kapal fery ke Pulau Tidung seru bener cuy! ‘coz semuanya penumpang duduknya gak pake bangku, tetapi ada pelampung buat tiap penumpang kok. So!, kalau emang kamu nggak suka jorok ‘n gak bisa nyantai, saya percaya kamu semua gak bakal bisa melihat kerennya laut. Kapal start jam 8.00. Waktu tempuh 2 jam. Ombaknya cukup kencang. Saya yang sebelumnya males memakai safety jacket jadi down dan langsung pakai semua kwkwkw!! . Pukul sepuluh kurang rombongan sampai. Di dermaga Pulau Tidung agen wisatanya telah nunggu lalu rombongan diguide ke tempat untuk menginap lalu istirahat n makan siang. Jam 12.00, wisatawan pergi untuk menjalankan snorkeling.

Namun ajib, Berenang dengan ikan2 yg kecil yang imut itu menakjubkan oleh ikan-ikan yang meliuk-liuk tersebut. Habis snorkling, kita main2 dulu ke pulau Payung. Pantainya gak terlalu luas & airnya bersih. Di sini pun ada banyak warung cemilan. Tentu saja sebab selesai snorkling itu kalian semuanya jelasnya pasti akan merasa laper, saya menyantab mie ayam goreng disana. Makan Mie ayam rebus sembari memandangi laut. Perjalanan pulang ke Pulau Tidung keren banget sebab waktu itu ombaknya kencang banget sy dapat posisi duduk di hidung kapal. Sy baru ngerasain menumpang kapal ditengah tiupan ombak yang cukup besar itu seakan-akan main permainan yg terdapat di dunia fantasi semua penumpang kapal teriak, tegang tapi keren.

Malamnya, diadakan acara bakar-bakar ikan di dekat dermaga. Ikan panggangnya enak banget kami berempat menyantab dua ekor ikan. Namun, saya ga sempat nanya ya apa julukan ikan yng saya santab itu. Namun kata staff travel disana, ikan disana pastinya mantab sebab betul-betul fresh.

Jam sudah menunjukan jam sembilan malam, tetapi ada sorang rekan yang ingin mutar-mutar bermain sepeda akhirnya jadilah saya memakai sepeda menyusuri pulau Tidung, menuju ke jembatan cinta yng mengkoneksikan Pulau Tidung besar ‘n Pulau Tidung kecil. Usai puas mandangin bintang-bintang, kita balik ke tempat menginap lagi. Besok harinya, jam empat, saya sudah janjian mau mengunjungi lagi ke jembatan cinta.

Habis dari jembatan cinta pas banget waktu sy tiba di homestay, hujan langsung turun mengguyur. Rombongan kemudian makan pagi, kerna rupa-rupanya di tempat menginap pun sudah disediakan sarapan, lalu sehabis itu saya harus siap-siap bungkus2 barang bawaan karena tepat jam 12.10 kapal untuk membawa kembali ke Jakarta telah menunggu.

Panjang banget jika seandainya saya ceritain seluruh kenangan saat berkunjung ke Lokasi wisata Tidung tersebut namun lantaran saya sudah mau tidur jadi saya stop dulu ya kenangan saya kala backpacker ke Pulau Tidung bersama2 kawan semoga cerita ini mampu menjadi suatu yng sangat memberikan faedah bagi kalian semua yang sebetulnya pengen berkunjung ke Pulau Tidung pula.